-->

UNIT INDOOR AC SPLIT


Unit indoor ac split jenis tipe wall, cassette, duct, stand floor, penyerap pengambil panas, bagian komponen evaporator coil pendingin, filter udara, kipas blower, pengatur arah louver swing, drain pipe pipa pembuangan, pcb modul control unit.


Unit indoor merupakan unit yang berada di dalam ruangan yang menghasilkan efek pendinginan. Jenis yang paling banyak digunakan adalah tipe yang dipasang menempel pada dinding (split wall), namun banyak juga yang menggunakan tipe lain seperti pemasangan di langit-langit (split cassette) atau yang diletakkan berdiri di lantai (stand floor). Mari kita bahas unit indoor yang dipasang di dinding (split wall air conditioner).


Pada saat ini perusahan pembuat AC sudah memperhatikan penampilan dan estetika unit di dalam ruangan. Unit indoor tidak hanya sekedar untuk menghasilkan efek pendinginan tetapi juga dirancang untuk keindahan agar menambah estetika di dalam ruangan. Alasan ini yang membuat popularitas AC split wall meningkat dengan pesat. Mari kita bahas bagian-bagian unit indoor.

1)  Evaporator Coil atau koil pendingin

Koil pendingin adalah barisan pipa yang terbuat dari tembaga atau alumunium dengan beberapa baris tergantung dari besarnya kapasitas AC yang digunakan. Koil ini dilengkapi dengan sirip alumunium yang berfungsi untuk menambah luas permukaan evaporator agar transfer panas dapat terjadi dengan maksimal.

Refrigerant masuk ke koil evaporator dengan teperatur rendah dan tekanan rendah. Refrigerant dengan tekanan rendah akan berubah wujud menjadi uap dengan menyerap panas dari udara di sekitar koil sehingga didapat efek pendinginan di dalam ruangan.

2)  Filter udara

Filter udara merupakan bagian penting dari unit indoor suatu sistem pendingin. Komponen ini berfungsi untuk menghilangkan partikel kotoran yang ikut dengan udara yang melewati evaporator. Filter udara dipasang sebelum koil evaporator sehingga dapat melindungi evaporator agar partikel debu tidak menempel di sirip.

3)  Kipas Evaporator atau blower
Blower berfungsi untuk mensirkulasikan udara agar melewati koil pendingin. Kecepatan blower dapat diubah-ubah. Semakin cepat putaran blower, semakin cepat pula hembusan udara. Hal ini akan berdampak perpindahan panas antara evaporator dengan udara semakin cepat pula.

4)  Drain pipe atau pipa pembuangan air

Karena suhu koil evaporator bersuhu rendah, maka udara yang melewatinya akan akan terkondensasi dan terjadi titik-titik embun pada sirip. Embun ini akan terkumpul dan menetes ke tampungan air. Air ini akan dibuang keluar ruangan melalui pipa pembuangan. Itulah fungsi dari pipa pembuagan yang ada pada unit indoor.

5)  Sirip Pengatur Arah Udara (louver)

Louver berfungsi untuk mengarahkan udara yang keluar dari unit indoor agar dapat menjangkau semua sudut ruangan. Louver ada dua yaitu untuk mengatur arah udara secara vertical dan horizontal.

6)  Control Unit (unit modul)

Unit modul merupakan otak dari kerja sistem pendingin. Semua komponen kelistrikan di dalam sistem pendingin akan dikendalikan oleh mikroposesor yang telah diprogram.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tulis komentar dengan bijak tanpa unsur SARA, Politik, dan Pornografi.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel