-->

JENIS POMPA AIR SUMUR DANGKAL DAN MACAM POMPA AIR SUMUR DALAM


Pompa air merupakan salah satu peralatan rumah tangga yang sudah umum digunakan, pompa air sumur dangkal, pompa air sumur dalam, pompa air jet, jet pump, pompa celup, pompa benam, submersible, pompa air sumur dalam, jenis pompa air, macam pompa air.
Pompa air merupakan salah satu peralatan rumah tangga yang sudah umum digunakan baik itu di industri, perhotelan, ataupun di masyarakat (domestik). Untuk pompa air skala rumah tangga (domestik) terdapat dua macam pompa air yaitu Pompa Air Sumur Dangkal dan Pompa Air Sumur Dalam. Untuk menentukan pilihan dalam menggunakannya kita harus tahu spesifikasinya. Mari kita bahas satu per satu.

Pompa Air Sumur Dangkal
Pompa air sumur dangkal banyak dijual di pasar dengan berbagai merk, mulai dengan merk yang sudah terkenal seperti Sanyo, Shimizu, Dab, Panasonic hingga merk yang kita tahu pada saat kita membelinya. Pompa air ini mempunyai daya hisap dengan kedalaman tidak lebih dari 15 meter, biasanya yang terdapat di pasaran maksimum kedalaman hanya 9 meter saja.



Kelebihan dari pompa air jenis ini adalah penggunaan daya listrik yang rendah dan harga barang yang relatif murah. Sedangkan kekurangannya antara lain daya hisap yang rendah dan pemasangan pipa harus benar-benar rapat. Jika pemasangan pipa hisap terdapat kebocoran (masuk angin), maka dapat dipastikan air tidak akan terpompa ke atas. Kebocoran ini akan menarik udara di luar pipa, sehingga bukannya air yang keluar dari pompa tetapi gelembung-gelembung udara. Gunakan lem pipa yang cukup untuk menyabung bagian pipa. Jika sambungan menggunakan sambungan drat, maka balutlah bagian drat menggunakan seal tape beberapa lapis agar dapat rapat dengan sempurna.

Pompa Air Sumur Dalam
Pompa air sumur dalam memiliki daya hisap dengan kedalaman lebih dari 20 meter. Jika ingin menggunakan pompa air sumur dalam kita bisa menentukan terhadap dua pilihan yaitu pompa jet (jet pump) atau menggunakan pompa submersible.


Pompa jet pemasangannya hampir sama dengan pompa air sumur dangkal. Perbedaannya terletak pada pipa yang masuk ke dalam sumur terdapat dua buah yaitu diameter 1 ¼” dan 1”. Pipa dengan diameter 1 ¼” aliran airnya ke atas, sedangkan pipa dengan diameter 1” aliran airnya menuju ke bawah. Mungkin ada yang bertanya-tanya mengapa ada aliran air ke bawah sumur, padahal fungsi pompa air adalah untuk mengalirkan air ke atas/permukaan. Di bagian paling bawah disatukan membentuk sistem jet untuk memperkuat aliran air. Inilah fungsi dari pipa 1” yang aliran airnya menuju ke bawah. Pompa jet menggunakan daya listrik lebih dari 200 watt tergantung dari kedalaman air yang mampu dipompa.


Pompa submersible mempunyai perbedaan yang cukup banyak dalam hal instalasinya dibandingkan dengan pompa jet. Jika pompa air sumur dangkal dan pompa jet mesinnya terletak di atas/permukaan, berbeda halnya dengan pompa submersible yang mesinnya masuk ke dalam air. Penyambungan pipa juga tidak terlalu sulit karena pipa ini merupakan saluran dorong sehingga tidak ada istilah masuk angin. Jika terdapat kebocoran pada sambungan pipa, hanya akan terjadi rembesan air keluar sedangkan sebagian besar air didorong ke atas.

Perbedaan yang lain yaitu pada sistem pendinginan mesin/kumparan, jika pompa air sumur dangkal dan pompa jet menggunakan kipas, maka pada pompa submersible pendinginan menggunakan air yang dihisap. Oleh karena itu, sangat penting menggunakan sensor untuk mengetahui apakah pompa submersible di dalam air atau tidak. Jika pompa submersible tidak di dalam air dan dialiri arus listrik, maka dapat dipastikan kumparan/lilitan akan terbakar dalam waktu yang tidak lama. Hal lain yang harus diperhatikan adalah penyambungan kabel harus benar-benar kedap air (tidak tembus air) karena sambungan kabel ini akan masuk ke dalam air. Untuk membungkus sambungan kabel ini menggunakan isolasi khusus seperti karet yang dapat melekat kuat dan menyatu seperti isolasi kabel.



“Jangan Bandingkan Hidup Kita Dengan Orang Lain, Karena Setiap Manusia Mempunyai Kelebihan dan Kekurangannya Masing-Masing”

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel