-->

CARA CEK KONDISI START RELAY KULKAS


Start relay merupakan salah satu komponen kelistrikan kulkas yang bekerja secara otomatis. Pada waktu motor kompresor start, start relay berfungsi sebagai pembantu pada saat awal putaran dengan cara mengatur arus listrik yang mengalir ke kumparan bantu. Kerusakan pada start relay dapat menyebabkan motor kompresor gagal start sehingga kumparan akan panas. Jika overload yang digunanakan dalam kondisi baik, akan terdengar suara klik pada overload.

Pada saat motor kompresor mengalami gagal start, arus listrik akan mengalir ke kumparan utama. Arus yang besar (sama dengan arus start) akan mengakibatkan kumparan menjadi panas berlebih. Jika hal ini dibiarkan dalam waktu yang lama dapat menyebabkan terbakarnya kumparan motor kompresor. Untuk menghindari hal tersebut maka dipasang OverloadMotor Protector (OMP) yang dapat mendeteksi panas dari motor kompresor.

Kali ini akan dibahas bagaimana cara cek kondisi start relay motor kompresor dengan jenis Current Relay dan PTC (Positive Temperature Coefficient). Peralatan yang diperlukan adalah multimeter, baik yang analog maupun yang digital.

Cara Cek Current Relay
Langkah pertama:
Sebelumnya current relay atau relay magnetik kita goncangkan, maka akan terdengar ada bagian yang berbenturan. Ini untuk memastikan apakah batang start relay masih bisa bergerak dengan bebas. Jika tidak terdengan suara benturan di dalam start relay maka kita harus waspada. Bisa jadi batang kontak sudah berkarat atau macet dan tidak dapat terangkat oleh medan magnet.


Langkah kedua:
Periksa lilitan pembangkit medan magnet pada start relay apakah masih baik. Gunakan multimeter untuk mengetahui hubungan lilitan. Ukur hambatan dari konektor kabel sumber listrik ke konektor terminal R. Lilitan pembangkit medan magnet ini dipastikan tidak dapat terbakar karena diameter kawatnya besar. Kerusakan biasanya terjadi karena hubungan kawat dengan konektor terlepas karena panas. Hubungan lilitan dengan konektor hanya disolder sehingga jika terjadi panas dapat melunakkan timah solder.

Langkah ketiga:
Periksa apakah kontak relay masih bagus dengan mengukur hambatan dari konektor sumber listrik ke konektor terminal S. Posisikan start relay pada posisi normal bagian atas dan bawahnya (tidak terbalik). Start relay dalam kondisi baik jika tidak terdapat hubungan antara konektor sumber listrik dengan konektor terminal S. Jika terdapat hubungan maka kontak relay dalam keadaan short (konslet).


Kemudian posisikan start relay pada posisi terbalik (bagian atas di bawah) dan ukur hubungan antara konektor sumber listrik dengan konektor terminal S. Jika terdapat hubungan berarti kondisi start relay masih bagus. Jika tidak terdapat hubungan maka start relay dalam kondisi rusak. Kerusakan ini bisa diakibatkan karena kontak relay hangus terbakar.

Cara Cek PTC Relay
Langkah pertama:
Periksa kondisi piringan (disk) apakah dalam kondisi baik. Buka penutup PTC pada bagian konektor terminal kompresor. Setelah dibuka akan terlihat disk pada bagian tengah, jika masih utuh (tidak pecah) dan masih berwarna putih/abu-abu berarti masih bagus. Jika warnanya hitam ini mungkin disk sudah terbakar.



Langkah kedua:
Periksa hambatan disk dengan multimeter pada konektor terminal R dan konektor terminal S. Pada temperatur ruang, hambatan PTC relay ditunjukkan pada tabel di bawah.


Dalam mengganti start relay harus diperhatikan nomor seri yang digunakan. Karena bisa jadi bentuk dan ukuran fisiknya sama bahkan ukuran PK yang sama tetapi mempunyai karakteristik yang berbeda. Hal ini akan sangat mempengaruhi kinerja kompresor.

Sekian artikel tentang cara cek kondisi start relay, semoga dapat bermanfaat.

“Manusia Bijak Fokus Memperbaiki Kekurangannya Dibandingkan Menyombongkan Kelebihannya”


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tulis komentar dengan bijak tanpa unsur SARA, Politik, dan Pornografi.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel